Trip With Sari Musdar

Trip With Sari Musdar
Spring Euro Trip With Sari Musdar

Facebook Badge

2012/04/04

Dari temen jadi demen?


Ceritanya nih kamu sudah “jalan” sama satu cowok yang kamu suka banget, tapi sudah beberapa kali jalan bareng kenapa dia belum nembak-nembak ya?
Sebelum mengambil action untuk langkah selanjutnya, dari temen jadi demen, cek dulu isi hati kamu, apa benar kamu pengen punya hubungan dengan cowok ini? Terutama untuk teman-teman perempuan di atas 25 tahun yang mulai sering diinterogasi ortu “sudah punya pacar?”, “kapan menikah?”. Nah pastikan dulu apakah dia benar-benar tipe lelaki yang bisa jadi pasangan hidup, apakah dia laki-laki yang benar-benar kamu inginkan untuk berbagi sampai usia nenek-nenek? Sebelumnya baca dulu tulisan saya http://sarimusdar.blogspot.com/2012/04/women-be-smart-true-love-never.html
Sudah yakin, dia bakal calon teman hidup yang OK? Yuk mari lanjut. 

1.       Jangan selalu ada (too available)
Coba jujur  dan diingat-ingat, selama ini siapa yang sering menelpon?  Apakah setiap dia nelpon entah cuma sekedar curhat tengah malam atau ngajak jalan keluar di menit-menit akhir, kamu selalu bilang OK? Sibukkan diri dengan kegiatan-kegiatan kamu, hang out dengan sahabat, ke gym, jangan langsung jadikan dia center of your life, nikmati dan jalani hidup kamu. Biarkan dia tahu kamu pergi dengan laki-laki lain yang menarik atau sahabat-sahabat kamu, kalau memang dia mau kamu lebih dari sekedar teman, dia akan berusaha sekuat tenaga untuk dapatin kamu. 

2.       Buatlah dia melihat sisi kewanitaan kamu yang keren
Sekali-kali tampil beda dari keseharian kamu. Buat dia sadar, kamu tuh ternyata OK juga ya. Kalau biasanya ke kantor tanpa make up, dengan pakaian kantor biasa (celana dan kemeja resmi) sekali-kali kenakan pakaian yang girly dan gaya plus make up yang menonjolkan kelebihan wajah kamu. Para laki-laki pada umumnya sangat visual, tertarik pertama kali dengan penampilan perempuan. Sekali –kali saat dia mengajak dating, tampilkan sisi kamu yang keren yang tidak pernah dia lihat. Kalau dia kelihatan kagum dengan penampilan kamu, citra kamu yang dia lihat saat dia kagum inilah yang akan dia ingat di alam bawah sadar dia. 

3.       Jangan kaku, godalah dia dengan cara yang smart
Menggoda di sini pengertiannya bukan tiba-tiba kamu harus jadi seperti aktris film dewasa, dengan bicara sok di sexy- sexykan, dan body language menggoda untuk ke tempat tidur. BIG NO! Itu namanya slutty, cewek seperti ini ngga akan bertahan dalam hubungan, karena laki-laki akan cari perempuan lain, ingat ya, laki-laki suka berburu.

Menggoda artinya kamu cukup cerdas untuk menimpali humor dia, membuat dia tertawa dengan jawaban-jawaban kamu yang ga lempeng dot com.
Pasti cowok kamu akan mikir, “wah ini cewek Ok banget, penampilannya menarik, dia tahu cara memikat cowok, nyambung lagi”

4.       Tunggu tanggapan dia setelah poin 1-3 

Sekarang waktunya menghilang sejenak dan menganalisa. Tahan diri sekalipun kamu ngebet pengen ketemu dia, sekalipun tangan sudah gatal pengen nelpon atau sms. Setelah beberapa pertemuan yang cukup intens, menghilanglah dari kehidupan dia sejenak. Analisis, apakah dia kagum saat melihat penampilan kamu yang super duper keren beda dengan keseha rian kamu? Apakah dia membalas godaan kamu/ celaan/ humor-humor segar kamu? Kalau iya, ini tanda kamu bisa lanjut. Tapi kalau poin 1 – 2 ngga mempan, dia ngga balik flirting ke kamu, tana-tanda dia cuma pengen temanan sama kamu, karena ada perempuan lain yang jauh menarik dibandingkan kamu untuk dijadikan pacar. 

5.       Tetap tunggu reaksi dia
Jangan sekali-kali jadi orang pertama yang menghubungi dia atau mengambil inisiatif untuk mendorong pertemanan menjadi hubungan yang lebih serius. Lebih baik bilang terus terang, “well, gue suka jalan sama kamu, suka ngobrol sama kamu, kayaknya asyik ya kalau kita makan malam di tempat yang OK” Nah itu aja, jangan pernah nanya, “mau ngga pacaran sama aku?” Tunggu reaksi dia, kalau dia benar-benar suka, dia yang akan nelpon kamu dan menentukan kapan dan dimana kencan. Dunia boleh modern, tapi dalam urusan hubungan, biarkan laki-laki yang ambil tindakan pertama. 

6.       Sabar
Selama menunggu tindakan dari dia, sabar, sibukkan diri dengan kegiatan yang biasa kamu lakukan sendiri atau dengan sahabat-sahabat kamu. Cowok cukup peka kok perempuan yang suka dengan dia dan ingin sekedar lebih dari teman. Harusnya dia peka, kamu ingin berubah dari tahap sekedar teman, ke pacar/ hubungan yang lebih serius. Kalau dia ngga nangkap apa mau kamu? Well, berarti dia masih cuma ingin berteman. Mohon maaf, harus terima kenyataan, kamu dan dia beda keyakinan, kamu yakin dia cinta, dia nya yang ngga yakin cinta sama kamu hehehe Ngga ada gunanya nunggu laki-laki ini, mulai cari atau ketemu cowok lain, alih-alih sibuk dan fokus ke lelaki yang salah, kamu ngga merasa ada The right One di sekitar kamu atau melewatkan kesempatan untuk bertemu laki-laki yang baik dan cinta kamu.

Salam cinta, Sari Musdar, twitter : @sari_musdar

No comments:

Post a Comment

Any comments, share your experience or ask?