Trip With Sari Musdar

Trip With Sari Musdar
Spring Euro Trip With Sari Musdar

2014/09/29

Peperangan paling sulit adalah mengalahkan diri sendiri. Perjalanan terbaik membuat kita mengenal diri







Obrolan saya dgn slh satu pembicara di acara Kompas Travel Fair kmrn spt ringkasan dari semua perjalanan spiritual yang pernah saya jalani.

Berbicara dengan Bang John, yg dari segi pekerjaan sukses (beliau terakhir bekerja di perusahaan perminyakan dgn posisi tinggi memutuskan keluar krn mengikuti hati nurani stlh perang batin melihat praktek bisnis di dunia perminyakan Indonesia dan memutuskan memulai bisnis sendiri) dan telah berkelana ke negara-negara konflik dengan segudang pengalamannya yang luar biasa, serta foto-foto lanskapnya yang mempesona, menyadarkan saya betapa saya belum menjadi apa-apa dibandingkan Bang John.

Saya jadi geli membayangkan beberapa orang di grup backpacker yang seolah-olah bangga karena sudah "menaklukan" banyak negara dengan menyebut angka dan hobi membully anggota lain yang baru mulai menjelajah.

Geli pula pada seorang perempuan yang saya temui di trip kmrn yang baru menjelajah beberapa negara ASEAN dengan santainya bilang, "Keren tuh Bang John, saya pengen juga jalan-jalan ke Rwanda"

Saya yakin, Tuhan telah "mempersiapkan" Bang John untuk menjelajah ke tempat-tempat konflik, melihat sisi -sisi gelap manusia yang lebih menakutkan dari setan dan binatang, dimana kemanusiaan terjual karena ego dan ketamakan ingin berkuasa. Perjalanan dari Medan, tinggal di dekat Terminal Medan, bergaul dengan militer saat masih kuliah, serta kemarahan yang menimbulkan pertanyaannya akan Tuhan saat orang-orang terkasih diambil dari hidupnya.

Perjalanan Bang John bukanlah perjalanan sok-sokan dengan tekad ingin disebut jagoan/ penakluk, tetapi perjalanan yang dilakukan karena kemarahan jiwanya. Toh jiwa yang berkelana ini akhirnya sadar, Tuhan tidak pernah meninggalkan dia. Tuhan mempunyai misi tertentu untuk dia. Tuhan meminta dia untuk melihat sisi binatang manusia dan mengajak kita yang tinggal di tempat yang aman damai sentosa lebih menghargai hidup.

Eh balik lagi ke tema tulisan tentang ego, saya penasaran pada mereka yang masih merasa sombong. Di trip terakhir saya berusaha memulai percakapan dan berkenalan dengan semua orang. Lucunya ada diantara mereka, 2 org perempuan, yang seolah-olah membangun dinding, seolah-olah dirinya lebih tinggi derajatnya dari saya, jika saya tidak memulai percakapan, saya invisible.

Ah biarlah begitu. Saya belajar, rezeki datang dari segala arah, dari teman-teman yang pernah kita kenal dimana pun. Tidak ada satu pun orang yang tidak berharga, mereka yang datang dalam hidup kita, pastilah punya arti dalam hidup kita, menjadi guru dan bisa jadi dari merelah rezeki/ kebaikan datang

2014/08/30

Hanya Air Asia yang memungkinkan saya bisa mengajarkan keponakan menjadi traveler mandiri



Sesuai dengan taglinenya, ternyata siapa pun bisa terbang bukan hanya bahasa marketing yang didengungkan Air Asia sejak pertama muncul tahun 2006.  Saya yakin akan banyak orang Indonesia yang akan mengamini ucapan saya ini. Sudah cukup lama saya mengenal dan menggunakan jasa maskapai asal Malaysia ini sejak awal 2007.  Harga yang terjangkau, jika kita cukup cerdas memanfaatkan sistem pemesanan tiket yang ditawarkan, membuat impian dan hasrat para penggila traveling terwujud begitu mudahnya. Hal yang dulu sewaktu kecil tidak pernah saya bayangkan.






Ah saya masih ingat saat guru IPS di kelas 1 SD menjelaskan tentang jenis-jenis alat transportasi. Saat menjelaskan tentang pesawat terbang, Bu Tris bertanya ke kelas, “Anak-anak, siapa yang pernah naik pesawat terbang?” Beberapa teman saya yang memang berasal dari keluarga berada mengangkat tangan mereka tinggi-tinggi. Beberapa menit kemudian saya terbuai mendengarkan cerita mereka pergi ke kampung halaman nenek mereka di beberapa daerah di Indonesia bahkan ada satu teman yang cerita tentang perjalanannya ke Disneyland di Amerika Serikat. Saya hanya tersenyum sambil membayangkan seperti apa rasanya terbang tinggi melewati awan. Cerita teman saya Agatha yang menjelaskan perjalanannya bertemu Donald Bebek dan teman-teman di Dysneyland berhasil membius seisi kelas untuk serius menyimak hingga akhir cerita sambil sesekali ditingkahi suara “wah” dan decakan kagum. Letak di mana Amerika saja saya tidak tahu bagaimana saya bisa membayangkan perjalanan teman saya Agatha. Saat itu destinasi terjauh yang pernah saya kunjungi adalah kampung asal nenek saya, Yogyakarta. Kami biasanya pergi dengan mobil atau kereta api dari Gambir setiap libur Lebaran. 

Sst jangan bilang siapa-siapa ya. Ternyata impian saya untuk terbang baru tercapai tahun 1997 saat pergi ke Padang dan Bukit Tinggi. Tapi itu tidak membuat saya bangga, karena saat itu saya pergi dibiayai kakak saya. Pengalaman pertama saya terbang dengan uang sendiri tahun 2007 saat ke Bali dengan Air Asia, dan setelah itu penerbangan lainnya ke Singapura , Langkawi, dan Sydney. Pemilihan maskapai penerbangan Air Asia bukan semata-mata karena terjangkau kocek saya, tapi juga karena alasan standar keamanan. Kebetulan saya pernah bekerja di Perusahaan Migas asing yang terkenal punya standar Keselamatan Kerja yang sangat ketat. Untuk kepentingan dinas jika pesawat sewaan Perusahaan penuh, Perusahaan hanya membolehkan 2 maskapai nasional yang salah satunya Air Asia. Buat saya yang dulu takut terbang, standar keamanan kerja yang tinggi dan kenyamanan adalah hal penting yang harus dipenuhi untuk memilih maskapai selain tentunya harga yang sesuai anggaran saya. 

Tapi diantara pengalaman traveling dengan Air Asia, pengalaman saya di tahun 2011 yang membuat saya bahagia sekaligus bangga. Nabila, keponakan saya yang tinggal di Jakarta, terkenal sangat manja walaupun prestasinya di kelas bagus. Saat itu Universal Studio Singapore sedang ramai dibicarakan wisatawan Indonesia termasuk di kalangan anak-anak kecil seusia Nabila tentunya. Suatu sore Nabila dengan semangat bercerita tentang sahabat sekelasnya yang pergi liburan ke wahana hiburan yang sangat megah di Asia Tenggara ini. Saat itu saya tidak menanggapi cerita Nabila. Saya hanya senyum saja menikmati mimik mukanya yang lucu saat bercerita dan mulutnya yang merengut karena ibunya menolak memenuhi keinginannya untuk pergi ke Singapura. 

Awal November 2011 Nabila serius memperhatikan saya mengepak baju-baju ke koper kecil. Anak kecil yang baru merayakan ulang tahunnya ke 10 ini sibuk menggulung baju-bajunya ke koper kecil Princess warna pink setelah menyimak cara saya mengatur alokasi isi koper mungil saya. 

“Ingat ya Bila, nanti harus mandiri, harus bangun pagi, siap mandi sendiri, belajar naik MRT dan harus kuat jalan kaki selama di Singapura”
“Siap tante Sari”
“Kopernya bawa sendiri ya selama jalan sama tante. Nanti tas ranselnya juga”
“Gampang tante”
“Sudah hapal kan caranya antri di imigrasi?”
“Iya tante, Bila udah ngga sabar lihat Universal Studio!” kata Bila sambil memeluk saya. 

Perjalanan ke Singapura ini memang bukan perjalanan pertama buat saya, ini kali kedua buat saya. Hal yang membuat sangat bersemangat, karena saya diberi kepercayaan oleh kakak saya untuk mengajak Bila ke USS. Selain itu  bahagianya luar biasa bisa menghadiahkan traveling ke Singapura untuk keponakan saya sebagai hadiah ulang tahun dan prestasinya di kelas yang selalu masuk ranking 5 besar. Rasanya baru kali ini saya melakukan hal yang besar dalam hidup saya, membahagiakan  sekaligus mengajarkannya hidup mandiri. Traveling buat saya bukan hanya acara hedonis membuang-buang uang. Selain penyegaran, dengan traveling saya bisa melihat dunia lain, termasuk budaya, kebiasaan dan masyarakat. Saya juga belajar cara adaptasi dan menghargai perbedaan melalui traveling mandiri.

Ada banyak hal yang saya ajarkan ke Nabila, seperti proses imigrasi di Bandara Cengkareng, antri, menggunakan transportasi umum di Singapura, mengatur waktu selama traveling, bangun pagi dan mengikuti jadwal acara jalan-jalan yang sudah kami sepakati, praktek bahasa Inggris dan banyak hal lainnya selain tentu saja bersenang-senang di wahana Universal Studio dan tempat-tempat wisata di Singapura. 

Saya ingat saat pesawat mendarat di Bandara Changi dan para awak kabin menyapa dengan ramah, Nabila dengan semangat melambaikan tangannya sambil berbisik, “Pramugrarinya baik-baik ya tante” 

Selamat ulang tahun yang ke sepuluh Air Asia :)

2014/08/01

Menulis itu mudah - Sesi 1

2014/05/17

Pengen tahu info jalan-jalan/ trip ? yuk gabung di fan page kami

Hai hai.. :)

Salam kenal untuk teman-teman yang sudah kirim email ke email saya.
Supaya ngga ketinggalan program trip eropa atau aussie, bisa gabung dengan fan page click4trip
https://www.facebook.com/click4trip

trims
bon voyage

2014/05/16

Boleh sih manggil "mblo" asal kamu selucu Raditya Dika :)

Kecuali kalau kamu Raditya Dika, stand up comedian atau kamu juga masih single boleh sih becanda dgn nyebut "Blo" (dari kata jomblo). Tapi kalau kamu bukan, terutama kamu muslim yg tahu agama, lbh baik ga usah ikut2an menghina walaupun becanda dgn posting candaan ngejek org2 yg belum nikah ga laku-laku. Jangan.

Karena sy belajar, jodoh ga ada kaitannya dgn penampilan fisik, teman-teman sy yg badannya ga langsing dan ga cantik/ ganteng nikah duluan. Memang ada kuasa Tuhan di sini.

Dan kamu tahu? Secantik atau seganteng apa pun laki2/ perempuan single kdg2 merasa ga PD krn status belum menikahnya. Sy sdh bbrp kali jadi tempat curcol teman-teman yg belum menikah. Yg paling parah perempuan S2, cantik, langsing, belum menikah tapi nekat mau menyerahkan segala2nya krn tunangannya bilang itu tanda sayang demi dinikahi cepat, ternyata tunangannya kabur dan perempuan ini merasa kotor dan mau bunuh diri. 


Ada lagi perempuan S2 juga punya jabatan penting, berpikir untuk "menjebak" pacarnya dengan sengaja hamil biar pacarnya menikahi. Ada pula yang terjebak pada pernikahan dengan suami yg hobi KDRT padahal dia sudah tahu sejak masih jadi pacar, suaminya hobi memukul. Banyak ABG perempuan melakukan segalanya yang diminta pacarnya asal ga dapat gelar "jomblo"

Memang cuma di indonesia dan mungkin RRC dan bbrp negara berkembang tekanan sosial ini ada. Katanya kosa kata Jomblo dari bhs China "Jomlo" yg artinya perawan tua. Krn di China orgtua akan pasang iklan di jln jika anak perempuannya belum laku-laku.

Buat perempuan muslim, apalagi berhijab, pikir sekali lagi kalau mau ikut2an becanda khas Indonesia ini yg menghina org ala olga dibilang lucu, kan tahu ajaran agama, panggilah org dgn panggilan yg baik.

Kamu kan ga tahu, apakah ini jalan Allah buat dia? Kamu ga tahu usaha dia selama ini misalnya dia sdh memperbaiki diri sesuai ajaran agama? Atau dia selama ini didekati oleh orang yg beragama lain dan dia tetap berpegang teguh pada agamanya? Kamu ngga tahu cerita dia kenapa dia belum menikah dan rencana Allah pada dia? Kamu kan ngga tahu mungkin dia berusaha menjaga kehormatan dia karena nurut ajaran Ustadz Felix "Udah putusin aja". Kamu juga ga tahu dia ngga mau jadi istri simpanan atau istri kedua suami orang karena dia menghargai perasaan perempuan lain. Kamu ngga tahu perasaan hati terdalam dan jalan hidup orang lain, kecuali kamu Tuhan.

Orang yg ngga pernah ngalamin memang susah utk berempati, itulah kenapa sebenarnya saya punya misi saaat nulis Cinderella in Paris. Selain menghibur dan menguatkan teman-teman yg belum menemukan pasangan hidup supaya tetap berprasangka baik pada Allah sekalipun ditanyal2, diolok2, tetap menikmati hidup dan bermanfaat utk diri sendiri dan org lain.

Dan juga harapan supaya org2 yg merasa jauh beruntung dan juara krn sdh menikah, lbh punya empati.

2014/05/08

Life is about making choice & be responsible of it, including our happiness

Monster creates monster. Parents who raise kids like monster will create lil monster. Boss who manage in evil way will create lil moster who afraid only in front of him and will oppress other.

But God gives us brain and conscience to think what good for us. 


You wanna be victim or be a subject and change the story to be a brighter one

Life is about making choice. We have our own responsibility for our life, for our happiness. Anger means we don't accept what God brings to our life, but we are too lazy to change it and it's easier to blame on other

Make a choice now :)

2014/05/04

Pemenang Foto Selfie dengan Cinderella in Paris

jreng jreng...

Setelah menimbang dengan seksama foto-foto yang masuk di twitter dari tanggal 23 APril - 1 Mei, ini dia pemenang lomba foto selfie dgn Cinderella in Paris

Terima kasih untuk teman-teman Cinderella yang sdh ikutan acara narsis ini ya..

Foto-foto yang masuk keceh-keceh, tapi foto Yunita ini niat banget narsisnya :))
Keep narsis & stay cool :) 


2014/04/21

Tuhan menjawab doa kita dengan jenaka

Tuhan punya selera humor yg cerdas saat menjawab doa-doa manusia, spy manusia lbh bijak.
Seorang perempuan berdoa bisa dpt beasiswa sekolah di perancis. Tuhan mengabulkan, dia dpt beasiswa hingga S3, di kampus bertemu jodoh, menikah, punya anak 3, hingga si perempuan berpikir buat apa sekolah tinggi2 jika hny jadi IRT.

Seorang perempuan indonesia tinggal di luar negeri. Saat di jkt wanita karir yg sukses. 5 thn menikah belum dikasih anak, setiap mlm berdoa dan menangis spy diberi anak. Doanya dikabulkan, Tuhan memberinya tdk hanya 1, tapi 4 anak dlm waktu berdekatan shg dia tdk bisa kembali kerja, menunggu anak terakhir usia 3 thn. Terkadang dia mengeluh, betapa capeknya jadi full time mother dgn 4 krucils di negara org.

Seorang perempuan dari desa berdoa ingin punya suami bule supaya bisa melihat Amerika dan hidup nyaman. Tuhan mengabulkan doanya, sempat merasakan nyamannya jadi istri bule di jakarta, saat suami balik ke negaranya, ternyata hrs hdp di desa dan menjadi ibu RT semuanya dikerjakan sendiri, bbrp bulan kmdn pulang ke negaranya krn tdk betah.


Kmrn diingatkan teman, saat berdoa, yakinkan diri apa yg benar-benar kita butuhkan, bukan kita inginkan. Setiap orang punya kebutuhan berbeda.

Untuk teman-teman yang doanya belum dikabulkan, mungkin Tuhan sedang meminta kita untuk memantaskan diri dengan apa yang kita minta, atau mungkin Tuhan senang dengan cara kita berdoa.

Yakinlah, Tuhan tahu apa yang tersimpan dalam hati dan Tuhan yang menciptakan kita itu, tahu apa yang kita butuhkan.
 
Yakinkan diri, kita siap dgn konsekuensi jika doa2 kita dikabulkan Tuhan.

2014/04/13

Rumah Adalah Dimana Pun - souvenir dari 19 daerah wisata di Indonesia

sumber : http://blog.kutukutubuku.com/category/book-reviews/


Rumah adalah di Mana Pun (#RadMP)

by  @LangkahDewi (19 Pejalan Perempuan)
Penerbit : Grasindo
Penulis : @LangkahDewi
Harga : 59,000.00 50,150.00 (Diskon 15%)
 *Sinopsis :
Para pejalan perempuan berbagi cerita perjalanan.
Bagaimana jika 19 pengelana perempuan berkelana ke 19 tujuan eksotis di Indonesia ? Ada berbagai cerita yang bisa didapat jika kita menjelajah banyak tempat wisata di Indonesia. Beberapa orang
bisa saja pergi ke tempat yang sama tetapi membawa cerita yang berbeda di akhir perjalanan. Ke 19 penjelajah perempuan ini melakukan perjalanan ke Mandalawangi, Tebing Tomini, Wae Rebo (NTT), Bromo, Blue Fire Ijen, Derawan, Mahameru, Bukit Tinggi, Belitung, Larantuka (Flores), Makassar, Sabang (aceh, lombok, baluran, Bali, Jayapura, malang, dan Gua Jepang di Bandung. Teman-teman yang sudah pernah traveling ke tempat-tempat di atas mungkin juga mempunyai cerita yang bisa jadi sama atau berbeda dengan mereka. Penasaran? Silakan baca kumpulan cerita perjalan ke 19 penjelajah perempuan ini. Setiap tempat mempunyai cerita dan dari perjalanan yang kita lakukan selain kita mengenal orang-orang setempat dan lokasi wisata, kita juga makin mengenal diri kita.
Ada cerita persahabatan, cinta yang tumbuh saat bertraveling, kerinduan pada ibu yang mengasihi dengan tulus, kesadaran bahwa cinta yang lama adalah masa lalu saat kita sudah tidak merasakan
cinta yang sama dengan orang yang melakukan perjalan dengan kita.
*Review:
“Cewek2 ini telah merasakan dan menuliskan cinta yg ditemukan saat perjalanan dgn gaya cewek banget, minimal Anda bisa jatuh cinta pada tempat2 yg mereka ceritakan.
“Banyak hal ttg perjalanan yg didapat dari buku ini, bahkan rute dan destinasi cinta pun tersedia.”
@indyrahmawati (TV one)
“Buku yg enak dibaca oleh para penggemar travelling pembaca terasa diajak masuk ke dunia yang diselami penulis.”
*Menurut aku sih…..
Dari judulnya pasti banyak yg nebak kalau buku ini mengisahkan tentang “semua tempat” adalah rumah kita. Nah, coba dihitung ada berapa tempat yg bisa dihitung pakai jari dan masih banyak lagi yg gak bisa dihitung pakai jari? Berarti rumah kita banyak dong? Hahaha bukan gitu maksudnya. Artinya “rumah” disini adalah tempat dimana kita mendapatkan kenyamanan dan keindahan. Jelas, kalau indah pasti membuat kita nyaman dan betah berlama-lama deh. Klik di mata, klik di hati. Tempat dimana suatu perjalanan dimulai dan tak pernah berakhir. Tempat yang mempunyai kisah tersendiri. Itulah rumah kita.
Satu saran, buku ini bukanlah buku panduan tentang bagaimana cara kamu agar bisa traveling hemat, irit, pelit, medit atau traveling tanpa duit. Bukan. Buku ini adalah memoar perjalanan dari beberapa penulis yang gemar traveling. Mereka selalu menyinggahi tempat baru, suasana baru, bertemu dengan orang baru, bahkan mereka semakin mengenal diri mereka masing-masing. Mereka selalu menjalani suatu kisah baru dalam hidup mereka. Dan mereka membagikan pengalaman mereka tersebut dalam buku ini. Intinya, dimanapun tempat itu berada, tempat itu selalu punya kisahnya sendiri. Itulah rumah kita.
Penggambaran latar belakang dalam buku ini entah kenapa selalu menarik dan membuat kita bisa berimajinasi seketika saat membacanya, bahwa tempat yg disinggahi penulis memang seindah yg mereka tulis. Dengan catatan, walaupun kita tidak pernah kesana sekalipun. Selain dari penggambaran latar belakang yg membuat kita jatuh cinta setengah mati (pengen juga kesana), kita juga dibawa mengalir dengan alur cerita yg mudah diikuti. Ditambah lagi kita dibuat menyelam dengan penyajian bumbu-bumbu kisah persahabatan, cinta dan ketulusan.
Secera keseluruhan, wajib deh punya buku ini!
Buat yg udah punya, coba dibaca ulang yuk ^_^ Lalu tulis comment kamu mengenai buku ini.
Dan buat yg belum baca, buruan dibaca dong kalau udah punya bukunya hehehe :P
Eh bentar..  Kamu belum punya buku ini? Hari gini kemana aja?! Buruan beli disini !!

2014/03/02

Spring Euro Trip 2014

Eropa selalu menjadi destinasi menarik bagi wisatawan dunia, termasuk Indonesia. Dengan memegang 1 visa, anda bisa menjelajah ke beberapa negara yang mempunyai budaya, bahasa dan pemandangan yang berbeda. Sayangnya diperlukan waktu yang panjang untuk bisa mengeksplorasi benua yang kaya budaya dan sejarah ini.

Untuk orang yang pertama kali ke Eropa, disarankan datang di musim semi, karena cuaca yang nyaman untuk kita orang yang terbiasa tinggal di negara tropis dan juga ada waktu lebih banyak dibandingkan musim gugur atau musim dingin.

Untuk lebih mengenal dan merasakan kehidupan di Eropa Barat, Tour ini diadakan “Semi Backpacker” artinya peserta akan dikenalkan dengan transportasi umum yang ada di sana.

Disarankan tidak membawa koper yang besar.



Itinerary
Hari pertama, 9 Mei 2014 (Jkt – Amsterdam)
o   Bandara Soeta – Amsterdam
o   Peserta harus sudah siap di Terminal 2 di Bandara Soekarno Hatta – Terminal Keberangkatan
o   Briefing & berdoa sebelum berangkat

Terkenal sebagai “Venice di Utara Eropa” karena kanal-kanalnya, Amsterdam sepertinya tidak pernah sepi didatangi wisatawan dari berbagai belahan dunia. Kota ini dihiasi kanal-kanal, museum-museum kelas dunia, arsitektur gedung yang indah dan café-café di sudat jalan. Selain tentunya hiburan malam dan red light district... Cobalah jelajahi kota ini dengan sepeda

Hari Kedua, 10 Mei 2014 (Amsterdam)
o   Bandara Schipol – Hotel – Volendam – Marken – city tour Amsterdam
o   Selesai proses di imigrasi Bandara Schipol naik tram ke Amsterdam Centraal, menaruh koper/ tas di penginapan dan dilanjut dengan foto-foto di Damsquare, lalu langsung ke Bis Areva di depan Amsterdam Centraal menuju Volendam (perjalanan kurang lebih 40 menit)
o   Makan siang di Volendam, rekomendasi coba makan ikan hering (4 euro), foto dengan baju tradisional, foto di dekat kincir angin, naik ferry ke Pulau Marken
o   Kembali ke Damsquare, city tour, lihat pemandangan khas Amsterdam Pasar Bunga Terapung Bloenmarkt, window shopping di De Bijenkorf, istirahat dan foto bersama di depan danau Vondelpark

A5
Hari Ketiga, 11 Mei 2014 (Amsterdam)
o   Keukenhof – Madam Tussaud
o   Jam 09.00 semua peserta sudah harus siap di Lobby Penginapan, untuk berangkat dengan bis di Amsterdam Centraal menuju Keukenhof, taman bunga terbesar di dunia yang menyajikan aneka bunga Tulip
o   Tour Keukenhof hingga siang disarankan membawa makanan karena restoran di sekitar Taman Keukenhof hanya menjual makana Belanda.
o   Pukul 13.00 semua peserta sudah kumpul untuk kembali ke Damsquare
o   Kunjungan ke Museum Madame Tussaud hingga jam 17.00
o   Sore window shopping ke Magna Plaza di dekat Damsquare dan ke pasar kaki lama Nieuwendijk dan Redlight District (bagi yang ingin tahu, harus diantar tour guide).
amsterdam

Brussel mempunyai budaya Flemmish dengan sedikit pengaruh Belanda dan Perancis, jika Paris mempunyai Menara Eiffel, Roma mempunyai menara Pisa, maka Brussel tak mau kalah, membangun Atomium di Heysel, pada tahun 1958. Selain bisa menikmati arsitektur bergaya art Deco atau Baroque di sekitar Grandplace, anda juga dapat menikmati wisata kuliner di sekitar alun-alun tersebut. Brussel bukan hanya surga bagi para chocolate-adictict, tetapi juga tempat yang wajib dikunjungi untuk anda para fans sejati Tintin, Lucky Luke dan Smurf
Hari Keempat, 12 Mei 2014 (Brussels)
o   Kereta ke Brussels pagi hari – Check in Hotel – Grand Place – Musium Komik
o   Jam 09.00 peserta sudah selesai sarapan dan siap untuk naik kereta menuju Brussels
o   Sampai di Brussels menuju penginapan, jalan kaki ke Botanique Jardin, foto bersama, menuju Mall Supercity (window shopping), Grand Place (alun-alun terkenal dan pusat kuliner dan souvenir Belgia). Peserta bisa makan siang di sini, mencoba waffle khas Belgia dan coklat terbaik di Eropa.
o   Jam 14.00 ke Museum Komik dan Butik Tintin
o   Sore ke Atomium bangunan yang menjadi landmark kota Brussels
o   Malam acara bebas / ke Rue Neuve, pasar kaki lima Brussels dan makan malam sambil menikmati suasana malam di area Grand Place




Hari Kelima, 13 Mei 2014 (Brussels)
o   Naik kereta pagi ke Brugge – City tour Brugge – sore naik kereta balik lagi ke Brussels langsung ke Paris
o   Peserta sudah breakfast dan siap pukul 09.00 menuju Brussels Midi untuk naik kereta ke Brugge, Venice di utara Eropa
o   City Tour dan foto bersama, sore menuju Paris dengan kereta
o   Note: Koper nitip di stasiun Brussels - Late Check in di Paris




Romantis, berseni dan elegan” kebanyakan orang yang pernah mengunjungi Paris mempunyai kesan seperti itu.  Dan itulah kesan yang akan anda dapatkan saat pertama kali menginjakkan kaki ke Paris. Anda tidak hanya mendapatkan keindahan Menara Eiffel yang sudah tersohor, tetapi juga bangunan dan taman-taman indah serta tempat untuk menikmati waktu berlalu di café-café pinggir jalan Paris. Jika anda bukan pemuja seni sekalipun, anda tetap akan menikmati dan jatuh cinta pada kota ini.

Hari keenam, 14 Mei 2014 (Paris)
o   Versailles – Menara Eifel – Arc de Triompe – City tour Paris
o   Pagi tiba di Paris, setelah segar, kita akan melihat istana terbesar di Paris yang juga terkenal dengan sebutan “Le Grand Apartment”
o   City tour : Menara Eiffel, foto bersama di Champs Mars, Arc de Triomphe, Champs Elysee
o   Taman Luxembourg, foto bareng, Notre Dame dan Toko Buku terkenal di dunia “Shakespeare & Co”
o   Malam kembali ke Menara Eiffel dari Trocadero (foto narsis di sini dengan siluet Menara Eiffel yang berkerlap kerlip),









Hari ketujuh, 15 Mei 2014 (Paris)
o   City tour Paris 2 – naik kereta malam ke Verona – Check in Hotel Verona (late)
o   Musee du Louvre, Shopping Time di “Benlux” Butik barang-barang bermerek milik orang Indonesia di seberang Musee Du Louvre, Komplek Makam terbesar di Paris Le Pere La Chaise, Montmartre
o   Malam sudah siap untuk ke Stasiun Gare Du Nord menuju Verona dan check in langsung ke penginapan









Hari Kedelapan, 16 Mei 2014 (Verona)
o   City Tour Verona – naik kereta malam ke Venice
o   Verona adalah kota asal lahirnya cerita romantic “Romeo & Juliet”, kota ini semacam miniatur Roma
o   City tour di Verona melihat Juliet House (setting film “Letter to Juliet”)

Hari Kesembilan, 17 Mei 2014 (Venice)
o   Check in Hotel Venice – City Tour Venice – malam naik kereta ke Roma sampai pagi hari
o   Hari ini kita melanjutkan perjalanan menuju kota Venice. Kita akan mengunjungi Venice island dengan naik boat di tronchetto dan menikmati gondola. Venice dikenal dengan julukan “Kota di Atas Air”. Kita mengunjungi ST. MARK SQUARE & CATHEDRAL, BRIDGE OF SIGH & DOGE`S PALACE, foto bareng di depan Doge’s Palace



Hari Kesepuluh, 18 Mei 2014 (Roma)
o   Check in Hotel Roma – City tour Roma & Vatikan – Frascati
o    Pagi city tour ke Roma (Collesium, Roman Forum, Fontana de trevi) lalu ke Vatikan









Hari kesebelas, 19 Mei 2014 (Roma – Jakarta)
o   Bandara Fiumicino Roma – CKG
o   Perjalanan ini berakhir kita kembali ke tanah air



HARGA USD 1295 (30 pax) Termasuk:

1.       Menginap 8 malam di Hostel  
2.       Halal food untuk makan malam
3.       Entrance ticket (Tronchetto boat return to Venice island, Eiffel tower 2nd floor , Museum Madam Tussaud, Foto dengan baju tradisional Volendam, Museum Tintin, Muse du Louvre, keukenhof, Colleseum)
4.       Local Guide Indonesian speaking
5.       Transportasi antar kota / Negara

Tidak termasuk:  
1.       Tiket Pesawat Jakarta – Amsterdam – Roma - Jakarta
2.       City tax 1,5 euro/pax
3.        Visa Schengen Rp1,5 juta
4.        travel insurance 500 ribu
5.       Air port tax  Jakarta Rp150 ribu.
6.       Tips untuk local guide dan tour leader masing-masing  2 euro/hari
7.       Pengeluaran pribadi seperti laundry, mini bar
8.       Biaya dua kali Loker @± 10 euro

OPTIONAL TOUR
1.       NAIK GONDOLA  26 euro/person
2.       Seine Cruise Paris 14 euro / person

Catatan:

Tips untuk Tour leader dibayarkan dimuka @2 euro x hari selama di eropa

2014/02/10

Kekuatan Tulisan : Menulislah jika ingin didengar

Malam ini saat sedang menonton film Glee, tanpa sadar saya menikmati adegan lamaran pernikahan kedua tokohnya yang gay. Pikiran saya lalu mengembara ke pertengahan April 2013, saat pertama kali jadi saksi demonstran gay Paris yang menuntut disahkannya pernikahan sesama jenis. 

Demo para lelaki (gay) muda bertopeng dan bertelanjang dada tetapi mengenakan celana jean warna warni (bahkan ada 1 demonstran mengenakan celana merah) yang memacetkan salah satu ruas jalan utama Paris ini, mungkin hanya punya daya pengaruh kecil dalam hal mempengaruhi pikiran orang banyak untuk menyetujui permintaan mereka, atau minimal simpati dengan hak yang mereka tuntut dari Negara. 


Saya lihat banyak Les Parisien yang kebetulan terjebak di jalan itu mengerutu dengan ulah mereka karena bikin lalu lintas macet (ah, sudah pasti mereka belum lihat kekacauan lalu lintas jakarta).

Hal ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan film glee yang bisa menyihir jutaan penontonnya dalam waktu bersamaan dan tanpa sadar memasukkan nilai-nilai yang mereka anut kepada alam bawah sadar para penontonnya yang kebanyakan anak muda. apalagi kali ini mereka khusus menyanyikan lagu-lagu The Beatles yang "abadi". 

Tanpa bermaksud menyatakan saya sepakat  pada nilai -nilai yang dipercaya pembuat film "Glee" atau pun menghakimi, saya acungkan jempol ke para script writernya, yang bisa menyusupkan pendapat mereka (tentang pernikahan sesama jenis anak-anak muda yang baru lulus SMA) ke penonton muda dengan narasi dan dialog yang sangat bagus dan indah tentang keagungan "cinta:. 

Belajar dari sini, daripada kebanyakan orang kita yang hanya hobi mengutuk nilai-nilai yang menurut orang kita bertentangan dengan moral atau nilai-nilai Timur (saya sendiri galau, sebenarnya nilai Timur di milenium ke3 itu yang seperti apa?) sekarang ini cara paling tepat untuk "menguasai" dunia ya dengan tulisan. Tulisan seperti mantra, dia mempengaruhi alam bawah sadar dan pikiran pembacanya. 


Bukan jamannya lagi melakukan kekerasan ramai-ramai memprotes paham yang kita ngga setujui, apalagi bikin jalanan yang udah macet parah, makin rusuh. 

Mengutip kata - kata sohor dari penulis yang saya kagumi, Pramoedya Ananta Toer, "menulislah...kerna dengan tulisan suaramu akan didengar banyak orang sepanjang masa"

Menulislah, dari sekarang, jika kamu ingin didengar.