Trip With Sari Musdar

Trip With Sari Musdar
Spring Euro Trip With Sari Musdar

Facebook Badge

2015/03/02

Jalan-jalan ke 6 negara Eropa, melihat tempat-tempat terindah termasuk Mt. Titlis, 2399 USD all in (exclude visa)

Hola liburan ke Eropa ada lagi.




Sudah lihat tanggalan? ada bertaburan tanggal merah di bulan Mei.

Trip ini akan diadakan mulai tanggal 9 Mei, jadi teman-teman tidak perlu banyak ambil cuti.













Amazing Europe
Spring Tour 2015
With
Click4Trip
 
Route : Jakarta – Roma – Pisa – Prato – Venice – Verona – Zurich – Mt. Titlis – Lucerne – Zurich – Schaffhousen – Titisee – Frankfurt – Koln – Amsterdam – Volendam – Brussels – Paris (6 negara)

 

Hari 1: JAKARTA – ROMA
Hari ini berkumpul di Bandara International Soekarno Hatta untuk memulai perjalanan wisata keliling Eropa dengan tujuan kota pertama, Roma. 
  
Hari 2: ROMA
Setibanya di, Roma, city tour mengunjungi/melewati St. Peter Basilica, Roman Forum, Colloseum yang merupakan stadion pertarungan gladiator pada jaman Romawi kuno, Trevi Fountain, Piazza Venezia, dan Monument Victor Emmanuel II. Bermalam di Roma (L,D)




Hari 3: ROMA – PISA – PRATO
Setelah breakfast, menuju kota Pisa untuk melihat salah satu keajaiban dunia yaitu Menara Miring Pisa. Kemudian menuju Prato untuk beristirahat. Bermalam di Prato (B,D)

Hari 4: PRATO – VENICE–  VERONA
Setelah breakfast, menuju Venice, yang dikenal dengan julukan "Kota di Atas Air" untuk walking tour mengunjungi di St. Mark Square, St. Mark Cathedral, Bridge of Sighs dan Doge's Palace. Lalu perjalanan dilanjutkan menuju Verona. Bermalam di Verona (B,D)




Hari 5: VERONA – ZURICH
Setelah breakfast, mengunjungi Juliet’s balcony dan Katedral  Verona. Lalu perjalanan dilanjutkan menuju Zurich. Bermalam di Zurich. (B)


Hari 6: ZURICH – MT. TITLIS – LUCERNE - ZURICH
Setelah breakfast, perjalanan dilanjutkan menuju Engelberg untuk menaiki Mt. Titlis menggunakan kereta cable car dengan ketinggian 3.020m dari permukaan laut. Sore harinya, melihat Lion Monument, Old City dan Chapel Bridge sertaberbelanja jam tangan Swiss yang terkenal. (B) 




Hari 7: ZURICH – SCHAFFHAUSEN – TITISEE – FRANKFURT
Setelah breakfast, perjalanan dilanjutkan ke Rhine Falls di Schaffhausen yang merupakan air terjun terbesar di daratan Eropa Barat yang berada di wilayah negara Swiss. Kemudian dilanjutkan ke negara Jerman, singgah di Titisee yang berada di kawasan hutan cemara terluas di Jerman, Black Forest. Sore hari tiba di Frankfurt. Bermalam di Frankfurt(B,D)

Hari 8: FRANKFURT – KOLN – AMSTERDAM
Setelah breakfast, perjalanan dilanjutkan menuju Koln, untuk mengunjungi Koln Cathedral yang megah. Lalu perjalanan dilanjutkan menuju Amsterdam. Bermalam di Amsterdam (B,D) 




Hari 9: AMSTERDAM - VOLENDAM - AMSTERDAM
Setelah breakfast, berkunjung ke kota nelayan, Volendam untuk berfotoria dengan pakaian tradisional Belanda. KemudianAmsterdam city tour mengunjungi Dam Square, Grand Palace, Red District dan Canal Cruise.  (B,D) 


Hari 10: AMSTERDAM – BRUSSELS – PARIS
Setelah breakfast, menuju Brussel. Walking tour mengunjungi Grand Palace dan ManekinPis, Kemudian perjalanan dilanjutkan menuju kota mode dunia, Paris. Bermalam di Paris (B)



Hari 11: PARIS
Setelah breakfast, Paris city tour mengunjungi/melewatiChamps Ellysees Avenue, Place De La Concorde Square, Des Invalides, Militaire Museum, Petite Palais, Grand Palais, Pont Alexandre III dan St. Magdalena, Arc The Trioumphe, Eiffel Tower.  Lalu menuju Airport untuk menempuh perjalanan kembali keIndonesia. (B,L) 




Hari 12: JAKARTA
Terimakasih dan sampai bertemu di tour selanjutnya


HARGA PAKET: USD 2399 per orang
Minimum: 25 orang
Harga paket termasuk:
  • Tiket kelas ekonomi Jakarta-Roma, Paris-Jakarta
  • Akomodasi di budget hotel satu kamar berdua/bertiga
  • Makan pagi/siang/malam sesuai dengan program
  • Tour sesuai program
  • Transportasi sesuai dengan program
  • Tiket masuk/entrance fee sesuai dengan program.
  • 1 buah kaos menarik
Harga paket tidak termasuk:
  • Tour diluar program acara dan pengeluaran pribadi.
  • Visa Schengen
  • Biaya pembuatanPaspor.
  • Tiket Pesawat Domestik/ModaTransportasi apapun (ke/dari Jakarta), jika bertempat tinggal di luar Jakarta.
  • Asuransi Perjalanan.
  • Kelebihan bagasi
  • Tipping  

Peminat serius silakan kirim email ke click4trip@gmail.com 
Fanpage http://www.facebook.com/click4trip



2015/02/06

Sakura Tour in April (19-27 April) : 385K Yen (exclude flight ticket)

1st day (L/D), 19-04-2015, Kansai Airport - Osaka Sightseing Hotel in Osaka, Guide+Bus, Airport pick up ⇒ Osaka Castle ⇒ Shinsaibashi-Namba ⇒ Denden Town Sheraton Miyako or similar
Check in Hotel

2nd day (B), 20-04-2015, Full day at Universal Studio Japan ( USJ ), Hotel in Osaka, Guide+ Train

3rd day (B/L/D), 21-04-2015, Check out Hotel - Kyoto - Kanazawa Hotel in Kanazawa, Guide+Bus, Kiyomizu temple ( Budist Temple ) ⇒ Kenrokoen (Japanese Garden ) Kanazawa Miyako or similar
Check in Hotel

4th day (B/L/D), 22-04-2015, Check out Hotel - Takayama - Matsumoto, Hotel in Matsumoto, Guide+Bus, Shirakawago Unesco Village ⇒ Sannomachi Dormy Inn or similar
Check in Hotel

5th day (B/L/D), 23-04-2015, Check out Hotel - Mt.Fuji - Kawaguchi, Hotel ryokan in Kawaguchi, Guide+Bus, Gotemba outlet ⇒ Mt.Fuji Shiba zakura or Mt.fuji 5th level Yamagishi Ryokan or similar, Check in Ryokan

.
6th day (B/L/D), 24-04-2015, Check out Hotel - Transfer to Tokyo Hotel in Tokyo, Guide+Bus, Visiting Sponsor Office (Japan Travel), Shinagawa Prince or similar
Check in Hotel

.
7th day (B), 25-04-2015, Free and Easy Hotel in Tokyo
Option : Walking Tour with Tour Guide
Check in Hotel


8th day (B ), 26-04-2015 Full day at Tokyo Disneyland or Tokyo Disneysea , Hotel in Tokyo, Guide+Train


9th day (B ) 27-04-2015 Ceck out Hotel - transfer to Narita Airport
Guide+Bus

2015/01/29

We only need ONE person who can see the good in our selves, that's all we need :)

Semalam seorang teman perempuan yang berusia jauh lebih muda dari saya mengirim rekamannya bermain piano.
Saat mendengarkan suara denting piano yang belum lancar, perhatian saya justru terfokus pada suara penyanyi wanita yang unik.

Saya tanya, "Di, yang nyanyi siapa nih?" Saya tanya begini karena saya duga itu suara adeknya yang wedding singer.

Tapi justru saya mendapatkan jawaban yang mengagetkan. "Suara aku mbak, jelek ya? abis udah malam, pelan-pelan takut ganggu orang"

Saya langsung menimpali, "Hah, serius di, lo bisa nyanyi?"

Suaranya itu unik, pronounciationnya bagus, dan dia benar-benar menjiwai lagu yang dia nyanyikan.
Tiba-tiba saya pengen bgt jadi 'manager' dia sebagai penyanyi di sosial media macam youtube atau pun soundcloud.

saya pun mengingat-ingat perkenalan saya dengan dia.

Melihat bagaimana dia berkembang sejak pertama kali saya kenal hingga saat ini, dia telah menjadi perempuan yang lebih percaya diri, lebih menarik, dan dari segi karir, dia telah mendapatkan pekerjaan impiannya, manager di perusahaan asing jasa migas.

Teman saya ini mengenal saya dari buku saya, 'Cinderella in Paris' versi pertama, cover warna biru foto champs elyssee di waktu malam di musim dingin. 

Karena tertarik dengan novel saya, dia berkenalan di Facebook sampai akhirnya curhat dan berujung pertemuan dengan teman-teman perempuanya juga.

Sebagai HRD profesional  (mantan) yang sebagian pekerjaan saya juga di Talent Management dan Learning & Development, saya terbiasa melihat sisi baik / kelebihan seseorang dan memoles kekurangan orang.

Dia punya hidung yang bentuknya lurus seperti audrey hepburn, mancungnya pas, dengan mata cenderung terkesan kecil seperti taylor swift, mukanya klasik.

Tapi karena dia hanya fokus pada kelemahannya, karena tidak punya rasa percaya diri, dia tidak melihat kelebihan yang ada pada dirinya.

Maka yang saya coba lakukan adalah menyuntikkan semangat untuk bersyukur, melihat kelebihan pada diri sendiri dan menyadari kekurangan dan berusaha untuk menutup atau memperbaiki jika mungkin

Cara paling gampang adalah memuji dengan tulus, supaya orang yang saya puji juga tidak berubah jadi sombong.

Ternyata benar ya, untuk mengubah diri kita, supaya terlihat lebih menarik, bahagia, sukses dan mensukuri hidup, yang perlu kita ubah adalah CARA BERPIKIR. 

Kalau kita sulit untuk mengubah cara berpikir, kita hanya perlu SATU orang yang bisa melihat sisi baik kita dan meyakinkan kita, hanya perlu satu orang yang berpikiran positif dari diri kita dan selanjutnya jauhi orang-orang yang merendahkan kita, orang-orang yang membully. 

Saat ini saya melihat sosok D yang berbeda dari 5 tahun lalu saya melihat dia, dia telah menjadi seorang manager yang cantik dan percaya diri dan mengikuti suara terdalamnya untuk menyalurkan bakatnya di musik.


2015/01/16

Tenangkanlah jiwamu, maka kau akan bahagia...wahai jiwa-jiwa yang galau


Saya senang sekali membaca status-status Facebook seorang teman yang bernada positif.
Status-status itu berbeda dengan dua tahun lalu, saat dia sering curhat tentang masalah hidupnya, terutama trauma pada pernikahan terdahulunya.

Saat ini alhamdulilah dia sudah menikah kembali dengan seseorang yang sangat berbeda dengan karakter suaminya yang dahulu.

Dia bahagia, dia optimis, dia mendapatkan apa yang dulu dia bahkan tidak berani memimpikan.

Raga/ Jazadnya tetaplah sama, kecuali dia menyempurnakan diri dengan menutup aurat.
Tapi raut wajahnya berubah, status-status Facebooknya penuh percaya diri dan positif.


Dia telah menenangkan jiwanya, yang dulu rusuh, sedih dan hancur.
Dia telah menemukan jiwanya yang dulu sempat hilang karena perlakuan seseorang yang seharusnya memberikan dia cinta, kasih sayang dan perlindungan sebagai seorang suami.

Saya bahagia, karena dia telah menemukan dirinya kembali.
Saya bahagia karena kata-kata saya yang sederhana, telah memfasilitasi dia menemukan kembali jiwanya.

Saya bahagia karena dia mau berbagi ceritanya di masa silam yang membuatnya trauma dan pesimis bisa menemukan cinta sejati lagi pada saya yang saat itu belum pernah bertemu secara fisik.

Saya juga bahagia, pada seorang perempuan muda, yang kini telah berubah bahagia, percaya diri dan mendapatkan karir yang diimpikan.

Saya bersyukur perlahan dia mulai mengenal jiwanya dan meninggalkan trauma perceraian orang tuanya.

Raganya tetaplah sama, tapi jiwanya sudah pasti berubah. Jiwanya yang lebih tenanglah yang telah mengubah jalan hidupnya.

Saya bahagia karena dia mau berbagi cerita pada saya.

Mereka tidak berhutang apa pun pada saya.

Justru sayalah yang harus mengucapkan terima kasih, karena mereka telah memberikan kepercayaan pada saya.

Dan dengan mengenal mereka, saya pun berubah, setiap kata-kata yang saya ucapkan pada mereka, juga menguatkan jiwa saya, dan menenangkan jiwa saya.

Saya juga telah berubah.

Di mata orang awam, mungkin saya bukan orang sukses.

Saya tidak punya rekening gendut, saya belum punya suami dan anak-anak, belum punya rumah dan mobil mewah.

Tapi saya bahagia, dengan seijin ALLAH, kata-kata saya menjadi bermakna dan telah menyentuh jiwa-jiwa yang lelah dan hampir putus asa.

Saya bahagia, melalui mereka pula, setiap saya mengeluarkan kata-kata saya, saya menjadi semakin kuat.

Wahai jiwa-jiwa yang saat ini belum tenang, tenangkanlah jiwamu, untuk mengenal siapa dirimu dan siapa Tuhanmu.

Rasanya sulit untuk menemukan kebahagiaan kita, jika jiwa kita masih tersembunyi, dikendalikan napsu karena jazad lebih dominan.

Dan malam ini saya menertawakan kebodohan saya, kebodohan karena pernah dikendaraii napsu, napsu ingin memiliki seseorang hingga saya dibully seseorang. Saat ini saya malah tertawa, saya ikhlas, saya sudah tidak ingin memiliki atau pun minta bertemu dengan orang itu atau pun dendam pada seseorang yang saat itu saya pikir telah menghalangi jalan saya.

Tuhan pasti tersenyum melihat saya menertawakan kebodohan saya di masa silam, saya yang dikendarai banyak napsu duniawi dan keinginan-keinginan.

Dear seseorang yang saat ini sedang kalut dengan hubungan pernikahanmu, semoga engkau bisa menemukan jiwamu, mendapatkan jiwamu lebih tenang. 

Segala kesulitan yang kamu hadapi saat ini, di suatu masa akan menjadi masa lalu yang bisa kau tertawakan, dan kamu akan menertawakan kebodohanmu saat ini, ketakutanmu saat ini hanyalah karena kamu masih dikuasai napsu, napsu bahwa segala sesuatu harus terjadi sesuai dengan keinginanmu.

Tuhan tidak pernah memberikan yang buruk. Kalau pun kamu berprasangka buruk Tuhan memberikan ujian hidup yang teramat berat pada usiamu yang sangat muda, kalau pun kamu berpikir mengapa Tuhan mengusik kebahagianmu dengan suamimu, percayalah, cobaan ini membuat engkau mau berdiam sejenak untuk mengenal dirimu, mengenal jiwamu, dan menguatkan dirimu untuk membentuk jiwa yang tenang dan mendapatkan kebahagian sejati.

Semoga siapa pun yang saat ini galau, bisa menenangkan jiwanya dan bisa merasakan kebahagiaan.

2014/12/27

Pursuing your happiness and real love?

Hari ini saya mendapatkan beberapa fakta hidup yang membuat saya tersenyum, rasanya seperti Allah baru saja bilang "I told you, Sari, you just relax and trust ME, I only give you THE BEST FOR YOU"

Saya dan setiap teman perempuan yang belum menikah sampai detik tadi selalu beranggapan orang yang menikah jauh lebih bahagia daripada orang yeng belum menikah.

Sampai saya bertemu seseorang yang berani melakukan sesuatu yang menurut kebanyakan orang Indonesia yg masih terikat norma dan nilai-nilai komunitas, termasuk sangat ekstrem.

Bagaimana tidak ekstrem, untuk mengejar kebahagiaan dan cinta sejati, dia memutuskan meninggalkan anak-anaknya dan suaminya setelah cukup lama menikah.

Apakah betul setelah dia melepaskan diri dari ikatan pernikahan dia bahagia? Saya kurang tahu, tapi dia mengalami jatuh bangun karena putus cinta dari sesuatu yang di awal menurutnya adalah cinta sejati yang dia cari dan kebahagiaan.

Lalu ada pula cerita seseorang perempuan muslimah berjilbab yang insya ALLAH istri soleha, ditinggalkan suami yang selingkuh dengan perempuan yang penampilannya seperti perempuan penggoda dengan badan sexy yang tentunya jauh berbeda dengan istrinya yang sudah menggemuk setelah sekian tahun menikah.

Seorang istri yang di sosial media membanggakan suaminya pria yang ngga neko-neko dan suami yang setia, ternyata tanpa sepengetahuan dia sang suaminya menggoda perempuan lajang dengan kata-kata nakal yang cenderung melecehkan.

Kemudian saya berpikir apakah sebegitu sulitnya SAAT INI untuk mendapatkan hubungan, mempertahankannya dan kemudian bahagia dengan orang yang kita perjuangkan atas nama perjuangan mendapatkan cinta sejati dan kebahagiaan?

Apakah betul kata pepatah, kita berada di dalam jaman yang bila sesuatu tidak berfuingsi dengan baik, kita bisa dengan mudah membuang barang tersebut dan membeli yang baru, beda dengan jaman di saat orang tua kita atau nenek kakek kita hidup, jika ada sesuatu yang kurang berfungsi, harus dibenarkan.

Bayangkan saja, dulu di jaman nenek saya Sumini masih gadis, calon suaminya, Salim, hanya melihat dia sekilas saat dia sedang membatik. Tanpa proses pacaran, keduanya menikah happily ever after sampai eyang kakung saya meninggal, lalu nenek menikah 2 kali lagi.

Teknologi komunikasi yang sangat canggih ternyata tidak berhubungan pararel pada kesuksesan hubungan yang bahagia.

Jaman nenek kakek saya, proses menyatakan cinta dilakukan dengan ayah sang pria bersama putranya menyambangi rumah sang gadis bertemu dengan orang tua sang gadis, tentunya tidak asal-asalan ayah sang pria datang ke rumah orang tua sang gadis, sang pria harus mengumpulkan keberanian luar biasa untuk menyampaikan perasaan sukanya pada gadis di desanya dan meyakinkan sang ayah, gadis yang dipilih adalah gadis terbaik untuk dia.

Di jaman orang tua kita pernyataan cinta harus dilakukan dengan segenap usaha yang tidak mudah, para lelaki membuat surat cinta yang indah dibuat dengan proses merenung yang lama lalu dimasukkan ke tas gadis yang dia suka di kelas.

Jaman kakak pertama saya, saat itu belum ada internet, sementara pacarnya ada di Perancis. Mereka hanya berhubungan lewat surat cinta yang dikirim sebulan sekali. Bisa dibayangkan tiap bulan dengan perasaan tidak menentu menunggu surat sang pacar yang menyampaikan kabar yang sudah basi 1 bulan saat surat itu diterima. Tapi tetap cinta mereka makin membesar dan tanpa proses panjang sang pacar datang ke bapak saya untuk melamar.

Cinta menjadi barang yang sulit mungkin karena sex mudah didapat tanpa menikah?
Entahlah.

Lalu saya bertanya apa sebenarnya kebahagiaan itu? Apa sebenarnya cinta sejati?

Kebahagiaan ternyata sangat personal begitu juga pengertian kita tentang cinta.

Jika sang bujangan berpikir pernikahan membuat orang bahagia. dia harus rela dan ikhlas untuk BEKERJA KERAS BERSAMA PASANGANNYA untuk mewujudkan pernikahan yang bahagia. Tidak ada yang gratis di dunia ini.

Kakak-kakak saya contohnya, harus rela meninggalkan tanah air, rela belajar memasak di dapur, rela meninggalkan karir, rela belajar bahasa lagi atau kuliah lagi untuk bisa bekerja di sana, rela untuk menekan ego yang dulu saat lulus kuliah bermimpi menjadi wanita karir, harus menjadi ibu Rumah Tangga sampai anaknya berusia cukup untuk bisa ditinggal bekerja lagi.

Kerelaan yang diawali dengan proses menangis, mengeluh dan ngedumel sebelum akhirnya terpaksa hrs memilih untuk ikhlas.

Apakah mereka bahagia? Hanya mereka yang tahu, sekali pun bahagia, tentu bahagia yang harus dilewati dengan proses, proses berkorban atas nama kebahagiaan. 

Untuk saya pribadi yang sempat mempelajari beberapa agama, mempelajari hal spiritual, saya percaya saat ini saya berada di satu titik telah mengenal diri saya, mengenal apa itu bahagia versi saya dan mengenal Tuhan saya.

Sekali lagi bahagia dan cinta sangatlah personal.

Bahagia saya dan pengertian cinta menurut saya, pastilah berbeda dengan anda. tapi apa pun keyakinan/ agama anda, saya yakin, dengan mengenal siapa diri anda, apa tujuan hidup anda di dunia, itu akan memudahkan anda untuk mengerti arti kebahagiaan untuk anda dan bagaimana mencapainya.

Salam, amole, namaste

2014/12/02

Belum dapat Cinderella in Paris? Tunggu cetakan ketiga ya :)



Sejak dua bulan lalu ada beberapa orang yang mengajak pertemanan di Facebook, dan setelah saya setujui mereka dengan sopan dan manis protes, "Mbak kok cari novelnya CIP susah banget sih, udah ke toko gramedia yang besar juga belum dapat" 



Jangan salah beli ya, ini cover baru CIP
CIP dibawa melanglang buana pemilik Air Asia

Saya coba cek ke Gramedia Matraman, Gandaria, Pondok Indah Mall, Pejaten Village di Jakarta dan Gramedia Teras Kota di BSD serta Gramedia Jalan Merdeka di Bandung, satu pun sosok si pinky Cinderella in Paris ngga saya termui. Ini beneran cetak kedua CIP udah habis apa gimana ya?

Di tengah-tengah rasa penasaran, editor saya kontak, "Mbak buku CIP cuma tinggal 39, Grasindo mau cetak ulang lagi!" Wah, ngga  bisa
jelasin deh bahagianya :) 













kamu punya yang mana ?











Penasaran seperti apa sih trailernya? lihat di sini nih :


 

ini foto-foto kiriman pembaca : 




SINOPSIS


Cerita ini bukanlah cerita Cinderella biasa. Ini adalah sebuah kisah anak manusia yang mencoba mencari arti hidup dan kebahagiaan sesungguhnya. 

Di usianya yang menginjak 28 tahun, Saras Ratiban baru menyadar status single ternyata kurang menguntungkan di masyarakat Indonesia. Takut dicap perawan tua, Saras berusaha dengan segala cara, baikcara masuk akal yang ia pelajari dari majalah-majalah perempuan, maupun cara-cara di luar nalarnya sebagai perempuan cerdas yang biasa berpikir logis. 

Tiga tahun setelah usahanya yang gigih tetapibelum bertemu pasangan hidupnya, di puncak kejenuhan, Saras memutuskan memulai perjalanan ke Eropa bersama teman yang baru dikenalnya. Perjalanan itu benar-benar intermezzo dalam hidupnya yang menyenangkan dan penuh petualangan,sebelum temannya Ela berubah menjadi frenemy (teman tapi musuh) di gerbong kereta dalam perjalanan dari Trier menuju Luxemburg. 

Di tengah kesedihan karena dikhianati seorang yang selama setahun ini dikiranya sahabat baik, secara tidak sengaja saat berusaha menghindarkan diri dari kejaran pelukis jalanan di Montmartre (Paris),Saras melakukan tindakan nekat yang membuatnya berkenalan dengan Stephane. 

Lika-liku kisahnya bikin greget. Alurnya tidak datar. Apa yang Saras cari? Cintakah? Atau filosofi sisi lain dari apayang ia inginkan sesungguhnya?

Sekedar refreshing apa itu Cinderella in Paris, karena banyak orang mengira ini hanya novel sejenis ChickLit untuk abg (kebanyakan masuk resensi buku di majalah ABG seperti Aneka Yess yang tanggal 7 Juni merekomendasikan buku ini "cool" untuk dibaca begitu juga majalah berbahasa Inggris "HighEnd Teen", saya pengen cerita lagi nih tentang novel ini. 

Berikut bahasan yang ditulis di http://www.wisata-buku.com 
Sebuah novel yang mengesankan.
Bisa menggelorakan semangat dalam rangkaian perjalanan mengarungi hidup. Sehubungan dengan kisah yang ditulisnya terkesan realis, bisa jadi mungkin ini adalah pengalaman pribadi sang pengarang. Tapi, kalau pun tidak, pasti di antara pembaca akan merasakan irisan pengalaman yang mirip dengan yang dikisahkan Sari Musdar.

Kesedihan memang tidak melulu diratapi. Tapi mesti dimaknai dengan sesuatu yang bisa dijadikan pengalaman berharga. Tentu saja semua itu berharap akan berujung kepada kebahagiaan.

Ini adalah sebuah kisah anak manusia yang mencoba mencari arti hidup sesungguhnya. Saras Ratiban, sang tokoh utama melampiaskannya dengan melakukan petualangan panjang ke berbagai negara. Sebab, baginya dari petualangan itu ia akan menemukan kejaiban-keajaiban yang tak akan pernah diduga.

Lika-liku kisahnya bikin greget.Alurnya tidak datar. Apa yang Saras cari? Cintakah? Atau filosofi sisi lain dari apa yang ia inginkan sesungguhnya?
Simak bacaan menariknya dan rasakan sensasi dramatis kota Paris. (muluk)

Komentar Pembaca bisa dilihat di klik di sini


“Cinderella in Paris” ditulis KRN di indocampus.org

Sekitar 3 minggu yang lalu, saya menemukan sebuah novel menarik berjudul “Cinderella in Paris”. Memang terkesan seperti cerita dongeng Cinderella yang merupakan impian anak – anak perempuan terhadap pangeran tampan dan kerajaannya serta kehidupan bahagia selamanya :D Terus terang, mungkin itulah yang membuat saya membelinya, rasa ingin tahu cerita Cinderella selain versi Disney tentunya. Dan pada akhirnya, saya menemukan bahwa novel ini berbeda dengan cerita – cerita ‘Cinderella’ pada umumnya.

“Cinderella in Paris” ini menceritakan kehidupan seorang Saras Ratiban, wanita karir dengan penampilan menarik, yang mencari pasangan hidup di usia cukup matang untuk menikah bagi wanita pada umumnya. Diawali dengan kilas balik pencarian cinta di masa remaja yang tidak berjalan semulus kelihatannya, di fase usia menjelang 30 tahun ini, ia mulai berpikir serius mengenai pasangan hidupnya. Setelah mengundurkan diri dari pekerjaan yang menjanjikan, ia memutuskan untuk mengunjungi salah satu kakaknya di Paris. Perjalanannya dimulai dari Amsterdam sampai ke Paris, dengan berbagai konflik persahabatan, keluarga, percintaan hingga akhirnya ia menemukan cinta sejati yang ternyata selalu menunggu di Paris. Dari suatu kebetulan dan halangan, terjadilah apa yang diungkapkan orang – orang tua kita “kalau jodoh tidak kemana”.

Ide novel ini sebenarnya sederhana, mudah dicerna dan digambarkan setiap detailnya dengan baik oleh si penulis. Berlatar belakang tempat – tempat di Amsterdam dan Paris, “Cinderella in Paris” menjadi novel romance travelling – begitu saya menyebutnya, tentu saja kategori buatan saya :D – yang dapat dijadikan referensi bacaan ringan untuk teman – teman wanita khususnya (pria pun boleh kok sebenarnya ;p). Bagi saya pribadi, novel ini cukup mewakili perasaan sekaligus menguatkan wanita – wanita yang berada dalam fase menjelang 30 tahun tersebut.

 Behind the book bisa dibaca di klik di sini

Ini bukan cerita upik abu, bukan pula cerita snow white. Penamaan Cinderella saya ambil dari istilah psikologi, “cinderella syndrome”.


Ikhlas memang mudah dikatakan lewat mulut, saat orang lain menangis karena belum bertemu jodoh, berprasangka buruk pada Tuhan, saya memilih untuk menulis novel yang semoga bisa menghibur para pejuang cinta



Di dalam masyarakat kita ada stigma, para 'perawan tua' terkenal jutek, penampilan apa adanya, sirik dengan perempuan-perempuan muda yang sudah menikah



Di dalam masyarakat kita pula ada ejekan/ tuduhan sok tahu kepada mereka yang usia 25 tahun ke atas & belum menikah 'perawan tua', 'gak laku-laku' atau "terlalu pemilih"



Jodoh memang misteri Ilahi dan setiap orang mempunyai cerita/ jalan hidup yang berbeda. Ikhlas dengan keadaan, tetap usaha dan tetap berprangka baik



Jika dalam agama diyakini, jodoh, rezeki dan mati adalah rahasia Tuhan, Darwis Tere Liye pernah menulis kepada orang-orang yang selalu bertanya "kapan menikah?" mengapa tidak ada pertanyaan 'Kapan meninggal?" Nah! kalau diyakini jodoh bagian dari rahasia Tuhan, berhentilah bertanya seperti ini. 



God's timing always right 
Tuduhan "terlalu pemilih" *padahal untuk cari pasangan (seumur) hidup tentunya harus milih-milih karena banyak juga istri yang menjadi korban KDRT/ suami biseks/ simpanan/ istri kesekian



Cinderella in Paris tadinya adalah renungan saya tentang hidup, jodoh dan kebahagiaan, juga curcol teman2-teman seumuran laki-perempuan yang jomblo/ single.



Tapi untuk novel diperlukan konflik dan drama, maka saya buat versi fiksi dari renungan hidup, curcol teman-teman dan travelogue ke eropa + aussie



Cinderella in Paris adalah ajakan untuk ikhlas menerima skenario Tuhan, CARPE DIEM/ "voir la vie en rose" nikmati hidup, buat diri bahagia dan bahagiakan orang di sekitar kita



Hidup adalah pilihan, pilihan utk 1. menerima jalan cerita yang Tuhan berikan (bahasa menterengnya IKHLAS & tawakal) dan mbuatnya jadi cerita manis


Kedua,  pilihan untuk menangis dan berteriak "WHY ME?" pada Tuhan, menikmati diri mjadi korban, seolah-olah nikmat Tuhan yg lain TAK TERLIHAT



Usaha adalah hak manusia, tentang hasil serahkan pada Yang Maha Kuasa. Tapi jangan pernah memandang kita belum sempurna / minder karena masih lajang



Saya pilih pilihan pertama, rayakan kehidupan dengan aktivitas yang saya suka, memuji Tuhan atas apa yang sudah diberikan, toh saya lahir tanpa kekurangan anggota tubuh dan semua anggota tubuh saya berfungsi dengan baik. Bukankah ini berkah yang harus disyukuri?



Cinderella in Paris juga mengajak para pencari cinta untuk tetap berusaha lahir bathin  menjemput jodoh



Doa saya semoga tidak ada lagi stigma pada para perempuan (atau laki-laki) lajang. Percayalah, kami sudah rasakan beban dengan label ini :) tapi kami berhak bahagia




Cinderella in Paris pertama terbit Mei 2010, dan krn di toko2 buku sdh stock out sejak lama, thn ini buku #CIP akan dicetak dgn sampul baru



Mei 2013 Cinderella in Paris terpilih sebagai naskah terfavorit di #PSA (Publisher Searching for author) Grasindo Publisher, diantara 600 lebih naskah yang masuk. 



Dengan sampul dan editan yang lebih menarik, nantikan CIP di Gramedia pertengahan
Juli 2013.

What they say about Cinderella in Paris (new look)



Simak ini dulu sebelum membaca Cinderella in Paris :) 
Endorsement Cinderella in Paris







What does a woman do when she has crossed the marriageable age and still looking for the right match in Indonesia? Well, ask Sari Musdar the author of Cinderella in Paris. While many women faced awkward questions as to why they are not married yet Sari Musdar made a smart decision: she packed her bag and took too a journey to Europe. And her experience inspired her to pen a travelogue that I guess turned into a novel. A novel that brought smiles to my face on an otherwise boring Sunday. Sari has presented a single woman's experience in a male dominated world with a touch of humor and not as a critic. That's the beauty of Cinderella in Paris! I wish Sari and her work a great success!



Anirudya Mitra, Co Producer MD Pictures (Habibie Ainun, Ayat-Ayat Cinta)





"Udah baca, asik banget! Kita semua dalam beberapa titik di kehidupan ini merasakan hal yg sama. So, sangat involve banget jadinya pas membaca" 



Rudi Sujarwo, sutradara film 'Ada apa dengan cinta"





 " Luwes dan jujur. Si lajang yang optimis dan 'berjuang' menghapus stigma menjengkelkan dari pergaulan sosial. Membuat emosi ikut teraduk-aduk" . Novel ringan yang menarik 



Petty S Fatimah, pemimpin redaksi Femina 





Tak gampang memahami pergulatan rasa yang dialami seorang perempuan ketika ia tiba pada usia menikah, namun belum mendapat jodoh juga. Mulai dari stigma masyarakat yang negatif, hingga keluarga sendiri yang kerap memojokkan. Belum lagi komentar, “Terlalu pemilih sih!”, seakan-akan saat naik ojek ia akan langsung lompat pada abang pertama yang lewat. Naik ojek saja pilih-pilih, apalagi suami! Sari Musdar dengan apik mengemas petualangan Sarah Ratiban berpindah-pindah benua untuk mencari dirinya dan tulang rusuk tempat ia berasal. Kita dimanjakan dengan gambaran deskriptif akan tempat-tempat indah dan bersejarah di berbagai pelosok dunia. Pola pikir sang penulis yang detail dan lucu membuat kita terhibur mengikuti perjalanan sang Cinderella mencari kekasih. Jomblo tidak berarti ngenes, perempuan tidak lemah, dunia tak selebar daun kelor. Buku ini bisa membuka cakrawala untuk mereka yang gemar traveling sekaligus memberikan suntikan semangat bagi para pencari cinta. Tetap menjadi diri sendiri, jangan khawatir apa kata orang, dan berbahagialah melakukan hal-hal yang kamu cintai, Sari menyuntikkan semangat positif untuk pembacanya.



Azza Waslati, menikah, entrepreneur digital agency, kontributor majalah & mantan penyiar radio



"Sebuah perjalanan asyik di berbagai kota di dunia, dari Jakarta dan Bandung ke Paris, Melbourne atau Amsterdam, buku ini sebenarnya adalah sebuah perjalanan eksistensial: cerita tentang belajar persahabatan, kesabaran, harapan dan akhirnya penemuan cinta sejati. Buku ini membantu penemuan gaya hidup "La vie en rose". Saya sangat merekomendasikan buku ini!"



Christophe Dorigné-Thomson, penulis “Jakarta!”



"Sari Musdar bercerita dengan ringan dan fun, namun dengan muatan yang well-researched dan lengkap. Outstanding piece! This book is a page-turner, finished in one sitting!" - 



Uli Herdinansyah, MC & presenter TV 



"Ceritanya menarik! Mengangkat suka-duka cerita cinta yang sering terjadi di kehidupan nyata. Kisah-kisah yang diangkat pun unik dan lucu. Setting-an lokasinya juga bagus, disertai pemaparan informasi tentang lokasi-lokasi tersebut. cocok lah pokoknya buat mereka yang senang dengan cerita cinta di tempat-tempat yang mengagumkan. 


Chezia Pesurnay - Putri Papua 2012